The Counjuring 3: Devil Made Me Do It, Sekuel Paling Menyeramkan

The Counjuring 3: Devil Made Me Do It, Sekuel Paling Menyeramkan

The Counjuring 3: Devil Made Me Do It, Sekuel Paling Menyeramkan

Sutradara Michael Chaves menyebut momen yang ditampilkan dalam film The Conjuring 3 menjadikan film horor itu sebagai yang tergelap. Jika sebelumnya kita suadh membahas bagaimana film komedi dari Mission Possible. Untuk pertama kalinya sejak seri yang didasarkan momen nyata itu dimulai, sutradara James Wan mundur dari tugas penyutradaraan. Chaves mengambil alih pengarahan dan idamkan membawanya ke arah baru. Pada 2013, Wan memperkenalkan cii-ciri Ed dan Lorraine Warren (Patrick Wilson dan Vera Farmiga) kepada penonton.

Dalam kehidupan nyata, pasangan ini dikenal gara-gara kontrol insiden paranormalnya. Film Conjuring pertama mengkaji tempat tinggal berhantu Rhode Island, yang meneror pemiliknya terhadap 1971. Film itu awalnya nampak lebih dari sebuah cerita horor jump-scare standar, namun antusiasme pemirsa menjadikannya tidak benar satu film horor dengan pendapatan kotor tertinggi selama masa pragmatic.sg-host.com. Kemudian, sekuelnya hadir, kali ini berlatar di London. Film The Conjuring 2 tawarkan kasus kehidupan nyata yang benar-benar ditakuti.

Warrens mengambil tantangan lebih besar daripada yang ada di film pertama. Sekuelnya berhasil besar dan berhasil melampaui kuantitas box-office The Conjuring. Setelah penantian benar-benar lama bagi para penggemar Conjuring, perilisan The Conjuring 3: The Devil Made Me Do It tengah dalam perjalanan. Film agen joker123 akan hadir di HBO Max dan bioskop terhadap 4 Juni 2021. Kali ini pemirsa dapat berharap suatu hal yang lebih gelap dan besar dari seri sebelumnya.

Menjadi Sekuel Paling Mengerikan, Ini Kata Sutradara Film Box Office Horror The Counjuring

The Counjuring 3: Devil Made Me Do It, Sekuel Paling Menyeramkan

Dalam wawancara, Chaves mengungkapkan film ketika dalam serial itu akan mempunyai Warrens ke arah baru, supaya sangat mungkin penyelidik paranormal kondang untuk menjauh dari rencana usang tentang tempat tinggal berhantu. Chaves terhitung mengeklaim The Conjuring 3 akan menjadi terbesar dan tergelap dari serinya. “Ini menggali beberapa materi yang benar-benar gelap. Ini memahami merupakan kasus di mana ada konsekuensi nyata, ada korban nyata,” kata Chaves, Jumat (23/4).

Film baru akan ikuti persidangan pembunuh Arne Johnson, yang membunuh pemiliknya terhadap 1981. Setelah penangkapannya, Johnson menjadi orang pertama dalam histori Amerika yang mengeklaim kepemilikan setan sebagai pembelaan. Kasus berikut lantas dikenal sebagai kasus ‘Devil Made Me Do It’, gara-gara itu nama berikut digabungkan ke dalam judul film. Kasus itu awalnya melibatkan David Glatzel yang berusia 11 tahun, yang dipercayai kerasukan.

Keluarganya menghubungi Warrens dan selama percobaan pengusiran setan di Glatzel, kawan keluarga Johnson (yang hadir terhadap kala itu) dikatakan telah dirasuki oleh iblis yang tinggal di dalam Glatzel. Bukan perihal aneh bagi seorang sutradara untuk menegaskan pemirsa bahwa film terbarunya akan melampaui seluruh yang telah mereka lakukan sebelumnya. Dalam kasus The Conjuring 3, Chaves idamkan pemirsa memahami bahwa saat ini ada hal-hal yang bergerak ke arah baru untuk waralaba.

Penggemar Wan dan jenis terutama barangkali gugup tentang arah baru itu, dan juga fakta bahwa orang lain saat ini mengarahkan petualangan Warrens. Namun, tidak ada alasan untuk berpikir bahwa Chaves tidak dapat lakukan hit paling baru dari waralaba tersebut, dan langkah menuju teror yang lebih besar dan lebih gelap terdengar menjanjikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *